Biarkan saja yang hendak pergi


Selamat pagi jiwa  yang pernah mengisi hati namun telah pergi. Ku awali pagi ini tanpa harus mengemis kepada kamu. Kita yang dulu bersama sekarang akan ku simpan dalam ingatan memori.
IMG_8891
Kisah yang  tertinggal tanpa ada sebuah bayang dan harap. Mungkin hari-hari kita sekarang tak seindah kemarin lagi. Tapi kupastikan hari-hari esok akan lebih indah dari hari ini. Sudah cukup kata menimbulkan luka, biarkan dia pergi sesuka hati kemanapun iya mau.
Mungkin suatu saat nanti dia akan mengerti apa itu “rindu” Biarkan yang kelam pergi bersama pekatnya malam. Dan membiarkan cerita-cerita yang masih bersinar, diberikan harapan, kesempatan.

Bukan tentang seberapa besar harapan dan kesempatan itu datang. Tapi, seberapa kamu ingin membaginya kembali. Entah nanti dengan siapa seseorang yang berada di sisi. Kemudian, kelak, seringlah berbagi. Berdua, bersama. 🙂

Aku tak pernah tahu ataupun meminta kesetiaanmu. Aku tak pernah berharap kamu disana akan selalu merasakan hadirku. Aku tak pernah berharap akan kepastian yg sesungguhnya aku tunggu.Aku hanya berharap kamu selalu baik-baik saja.
Terima kasih untuk segala rasa yang tidak pernah berakhir walau jarak ada diantara kita. Karena pada akhirnya jarak lah yg beranjak pergi, bukan rasa ini.
Entah sampai kapan aku seperti ini, menyakiti batin dan fisik, memeluk angan di tengah kegelapan
IMG_8908

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Background : Masjid Agung Jawa Tengah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s