Nasibmu pemotor Jakarta jadi kambing hitam kemacetan


Hai petarung jalanan, apa kabarmu pengendara motor di Jakarta,  masih sering kehujanan di jalanan atau suka ngiyup di bawah jembatan fly over ? Pemandangan yang sering kita jumpai saat hujan turun, dibawah fly over, jembatan penyebrangan adalah menumpuknya para pemotor  yang akhirnya bisa memakan satu jalur sendiri padahal jalanan itu hanya mempunya dua jalur, tentunya ini malah bikin arus tersendat dan kemacetan akan menular kemana mana.  Yah itu salah satu drama yang terjadi mengapa kemacetan di Jakarta sering terjadi, lalu apa itu yang menjadi penyebab nasib pengendara motor di Jakarta akan mulai disingkirkan  dari jalanan protokol Ibukota Jakarta. 

Karena macetnya Jakarta, Tak jarang, sering ada cerita cerita yang menyedihkan bahkan bisa membuat terharu, cerita melahirkan di Jalanan karena terjebak macet dan tidak keburu sampai ke rumah sakit, bahkan meskipun sudah memakai ambulance malah masih banyak yang tidak mau mengalah, dan tentunya juga kemcaetan karena tingkat kesadaran yang sangat rendah juga dari pengendara mobil yang tidak mau mengindahkan rambu lalu lintas, salip kanan kiri bukan cuma dilakukan pengendara motor tapi pemobil pun demikian,  sangat miris sekali dengan cerita tersebut.

disiplin rendah
Serobot sana serobot sini bukan cuma perilaku pengendara motor (sumber foto lip 6)

Kemacetan Jakarta bak penyakit kronis yang belum ditemukan obatnya. Sudah banyak cara dilakukan namun belum ada formula yang manjur untuk ‘mengobati’ macet Jakarta, dan lagi lagi setelah pengendara motor dilarang melintas Jalan Merdeka Barat hingga Bunderan Hotel Indonesia, Pemerintah DKI Jakarta setelah menerapkan penghapusan jalur 3 in 1,  pengendara motor harus siap siap menyingkir jika tidak mau menggunakan kata disingkirkan dari jalan Protokol mulai dari patung Pemuda Senayan – Jalan Merdeka Barat.

dilarang melarang
Dilarang melarang 
Kabarnya penerapan larangan pengendara motor melintas Jalan protokol mulai akan diuji cobakan tanggal 1 mei 2016, berlaku dari jam 05:00 wib sampai dengan jam 23:00 wib, jadi
bagi para pengguna sepeda motor yang ingin mengarah ke Senayan dari arah :
  1. Manggarai, lurus terus melewati lampu merah terowongan dukuh atas, lurus terus sampai ke arah lampu merah Stasiun Pal Merah lalu belok kiri melewati TVRI dan putar balik di bawah jalan layang samping JCC.

  2. Pasar Baru, melewati jalan petojo sampai ketemu perempatan lampu merah RS Tarakan belok kiri, lalu lurus terus menaiki Fly Over sekaligus melewati Underpass Tanah Abang. Lurus terus sampai ketemu lampu merah Stasiun Karet belok ke kiri dan lurus terus sampai ke arah lampu merah Stasiun Pal Merah lalu belok kiri melewati TVRI dan putar balik di bawah jalan layang samping JCC.

  3. Cawang, lurus terus melewati Jalan Jend. Gatot Subroto lalu belok kiri setelah Gedung JCC.Grogol, lurus terus melewati Jalan Jend. Gatot Subroto lalu naik ke lingkaran Fly Over yang berada setelah Gedung BPK RI.

  4. Blok M, lurus terus sampai lampu merah Patung Bunderan Senayan belok kiri lalu putar balik di Jalan Hang Leukir dan melewati Binus University dan Senayan City Mall.

Lalu, kalau mau ke arah Sudirman, pengendara sepeda motor dari arah :
  1. Manggarai, lurus terus sampai ketemu lampu merah pertigaan Banjir Kanal Barat dan Gedung Landmark Tower belok ke kiri melewati jalur Four Season’s Hotel lalu belok kanan melewati Kantor Kelurahan Karet Setia Budi dan SMA Negeri 3 Jakarta kalau mau ke arah Gedung Indofood Tower dan Chase Plaza.

 

Iklan

6 thoughts on “Nasibmu pemotor Jakarta jadi kambing hitam kemacetan”

  1. Sudah lama saya tidak mengendarai motor, tapi sebagai pengguna jasa ojek daring saat pergi ke daerah Sudirman, mau tidak mau saya ikut terkena imbas aturan baru ini hiks hiks hiks

    Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s