Byonic sruduk Indonesia : Komitment dan Loyalitas untuk sebuah Integritas


” Jika ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri. Tapi, jika ingin berjalan jauh, berjalanlah bersama”.

Byonic Indonesia, meliputi 33 propinsi, 206 chapter wilayah / kabupaten di seluruh wilayah indonesia dengan kurang lebih 10000 anggota

Hai byoners, Ada sebuah catatan menarik  dari buku motivasi yang saya baca dengan sebuah analogi / contoh sederhana, pohon jati dan jamur.  Kita mengenal  dua jenis tanaman yang sangat berbeda hakekatnya: Pohon jati, dan jamur yang ada disekitar kita. Pohon jati, meski setiap hari kita bisa melihatnya, namun  kita tidak bisa melihat ada yang berubah walaupun berminggu  minggu kita  mengamatinya, hanya tumbuh satu batang. Itu benar, karena butuh puluhan dan bahkan bisa lebih dari seratus tahun untuk menjadi sebuah pohon jati yang sangat besar dan kokoh tak tergoyahkan.  

munas4

 

Sementara lihatlah tumbuhan jamur yang tumbuh di awal musim hujan… Mungkin kemarin kita tidak melihat apa-apa, dan tiba-tiba awal pagi hari berikutnya kita melihat jamur bertebaran di sekitar kebun rumah kita yang lembab dan basah. Hanya butuh satu malam bagi jamur untuk tumbuh, dan beberapa hari saja untuk bertahan hidup. Hari ini ada, besok tiada…  

Ada dua jenis organisasi di masyarakat ini : Ada yang seperti jamur, sebentar begitu bersemangat, berkobar-kobar, rajin lakukan pertemuan dan sukacita mengadakan kegiatan; tetapi ketika tiba-tiba sedikit kerikil menghambat langkahnya dan membuatnya terjatuh, lalu meredup menjadi layu secepat jamur lenyap dari permukaan tanah… Hilang segala aktifitasnya.  Dan ada yang seteguh pohon jati. Tidak terlalu banyak hal yang spektakuler, tapi terus melakukan konsolidasi kedalam,  terus maju dan berkembang perlahan tapi pasti, melewati hari-harinya dengan komitment  dan loyalitas. Tetapi keyakinan dan keteguhan diri mereka menopang jalannya organisasi begitu kuat, dan tahun-tahun perjuangan mengagumkan bagi banyak orang yang menyaksikannya.

305163_204279539643848_1936020351_n
Suasana kopdar

Bukankah orang akan memilih berteduh di bawah pohon jati, bukan di bawah pohon jamur?

Begitu juga, organisasi/ komunitas   itu membutuhkan sebuah proses waktu dalam perubahan. Pilihan kita,  mau menjadi seperti jamur atau pohon jati?

Sejarah singkat Byonic

BYONIC merupakan singkatan dari Byson Yamaha Owner Indonesia Club. Nama ini merupakan ide dari bro Dion Ahong di fan page Yamaha Byson di facebook. Byonic dikukuhkan tanggal 10 Okober 2010, atau biasa disebut 10-10-10. Terbentuknya  Byonic ditandakan dengan kopdar pertama kali di Monas pada hari Minggu, 10 Oktober 2010 jam 5 sore.  Byonic berangkat dari obrolan di jejaring sosial dunia maya yang bermula dari Kaskus dan Facebook, lalu berlanjut ke pertemuan nyata yang biasa disebut kopdar. Kopdar perdana BYONIC dihadiri oleh 15 punggawa Byson pertama.

kopdar1
Cikal bakal berdirinya Byonic Indonesia

Perkembangan Byonic begitu pesat, yang tadinya hanya di Jakarta saja, hingga  sekarang sudah mencapai 33 provinsi, dengan 206 chapter / wilayah kabupaten  di Indonesia, dan 10.000 anggota  telah  bergabung. Byonic menyelenggarakan Musyawarah Nasional untuk pertama kalinya pada tanggal 29 Januari 2011 di café warna-warni daerah menteng, Jakarta.

Setelah pondasi-pondasi berdirinya BYONIC bertambah kuat, BYONIC akhirnya di deklarasikan pada hari Sabtu, 19 Februari 2011 di Surganya Bikers, Depok. Hampir semua Byonic wilayah dari jawa dan luar jawa berkumpul di Depok. Acara deklarasi ini untuk mengumumkan kepada dunia bikers bahwa BYONIC itu ada. Selain itu, acara ini juga memiliki tujuan yaitu menjalin  tali silaturahmi, saling mengenal, dan memupuk rasa persaudaraan diantara sesama pengendara motor Byson.  BYONIC turut mengundang klub-klub dan komunitas-komunitas motor lain dalam acara ini.

BYONIC terus berkembang pesat layaknya kereta ekspres yang melaju cepat. Dipenghujung  tahun 2011, BYONIC mempersiapkan diri untuk bergabung dengan YRC (Yamaha Riders Club), sebuah wadah dibawah pabrikan sepada motor Yamaha yang menaungi beberapa klub. Keistimewaan YRC terletak pada penerimaan klub, karena hanya 1 klub saja yang dapat terdaftar dari setiap varian motor Yamaha. BYONIC mewakili varian sepeda motor Yamaha Byson. Bertepatan dengan tahun baru 2012, BYONIC resmi dilantik YRC pada tanggal 1 Januari 2012 di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Pada Maret 2012 terjadi pergantian kepengurusan dalam acara Munas. Munas kedua Byonic diselenggarakan di daerah Sawangan Depok, tepatnya di gedung PPPPTK Bisnis dan Pariwisata pada tanggal 24 Maret 2012. Munas kedua kali ini dihadiri sekitar 30 wilayah dari berbagai penjuru daerah. Pembahasan AD/ART menjadi salah satu kegiatan di Munas ini, dan alhasil AD/ART di revisi pada munas kedua ini. Acara puncak dari munas adalah pergantian kepengurusan nasional Byonic. Dewan Pembina, Dewan Penasehat dan Dewan Pengurus diganti semua. Bro Hendri terpilih menjadi Ketua Umum periode 2012-2014, menggantikan posisi Bro Ivan, kini Bro Ivan menjadi Dewan Penasehat. Sedangkan Bang Putu terpilih kembali menjadi Dewan Pembina.

Musyawarah Nasional ke 3 dilaksanakan pada tahun 2014, dengan agenda perubahan AD/ART untuk lebih disempurnakan. Pada munas kali ini Bro Edward terpilih menjadi Ketua Umum Byonic periode 2014 – 2016. Pada periode ini, Byonic Indonesia melaksanakan agenda besar sebuah Jambore Nasional pertama yang diadakan di Semarang, Jawa Tengah dengan dihadiri ribuan anggotanya yang datang dari seluruh Indonesia.

Dan 2016, tepatnya 30 April 2016 berlokasi di GOR Balai Rakyat condet Jakarta timur dilaksanakan, Musyawarah Nasional ke 4 dengan bertemakan ;  KOMITMENT, LOYALITAS UNTUK SEBUAH INTEGRITAS. dan Bro Edward kembali terpilih menjadi Ketua Umum Byonic 2016 – 2018. Salah satu yang patut dibanggakan bagi Byonic adalah, dengan telah disyahkannya Byonic tercatat di dalam lembaran negara sebagai organisasi yang legal, dengan keluarnya SK dari kementrian hukum dan kehakiman tentang keorganisasian.

 

Kualitas sebuah organisasi / komunitas akan sangat dipengaruhi oleh kualitas kebersamaan anggota-anggotanya

Di dalam berorganisasi diperlukan sebuah komitmen dari anggota-anggotanya, bukan hanya cukup ketika nama kita  ada dalam daftar panjang anggota, bukan hanya cukup ketika ketika menjadi pengurus di dalam organisasi. Yang perlu disadari oleh kita semua, ketika memilih untuk bergabung, maka bersiaplah untuk menahan sakit, menahan lelah, menahan putus asa, berusaha bangkit walau sulit, berpikir lebih keras melebihi siapapun, Jangan mundur!

Ini kutipan dari Tere Liye penulis buku ternama, yang punya makna besar,

“Ketika kita menyukai seseorang, bukan berarti kita pasti akan suka selamanya. Ada masa-masa rasa suka itu berkurang, bahkan hilang sama sekali. Tetapi juga bukan berarti kalau sudah tidak suka lagi, maka selesai begitu saja.”

“Itulah gunanya komitmen, kepercayaan, yang akan membawa kembali perasaan suka persis seperti pertama kali dulu kenapa kita suka seseorang tersebut, atau malah lebih.”

Ingat, ketika kita masuk dalam organisasi juga merupakan pengabdian, sebuah amanah, tak harap rupiah masuk ke saku, karena dalam ber organisasi adalah hidup untuk kepentingan orang lain, bukan hanya untuk kepentingan pribadi.

 

 

 

 

Iklan

One thought on “Byonic sruduk Indonesia : Komitment dan Loyalitas untuk sebuah Integritas”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s