Tip mudik aman touring nyaman


Mudik dan sebuah tradisi

Sebagian besar kaum Muslimin di negeri ini mengira, bahwa mudik lebaran ada kaitannya dengan ajaran Islam, karena terkait dengan ibadah bulan Ramadhan. Sehingga banyak yang lebih antusias menyambut mudik lebaran daripada mengejar pahala puasa dan lailatul qadr. Dengan berbagai macam persiapan, baik tenaga, finansial, kendaraan, pakaian dan oleh-oleh perkotaan. Ditambah lagi dengan gengsi bercampur pamer, mewarnai gaya mudik. Kadang dengan terpaksa harus menguras kocek secara berlebihan, bahkan sampai harus berhutang.

jangan ngebut

Setiap kali Hari Raya atau Lebaran, terminal bus, stasiun kereta dan bahkan pelabuhan dan bandara dipenuh mana mereka, dan apa sebenarnya yang mereka cari ? Yah mereka mau mudik, mau pulang kampung. Apa yang mendorong mereka mau bersusah payah mudik lebaran ?

Pertama, tradisi lebaran yang sudah ratusan tahun. Tradisi mempunyai kekuatan luar biasa dalam menggerakkan aktifitas sosial. Tradisi juga menjadi benteng dari nilai-nilai budaya.

Kedua, tradisi mudik menjadi lebih kuat karena di dalamnya ada nuansa agama, yaitu silaturrahmi. Manusia adalah makhluk sosial, oleh karena itu dorongan untuk bertemu keluarga dan teman-teman lama di kampung halaman berasal dari fitrah sosialnya. Mudik dapat menjadi bernuansa religius karena silaturrahmi memang perintah agama.

Tips & Trik Mudik Sambil Touring

Banyak hal yang membuat orang nekad berkendara saat mudik Lebaran :

  1. Naik sepeda motor bisa ngirit.
  2. Bisa lebih cepat sampai.
  3. Bisa buat mondar mandir saat di kampung.
  4. Show off ke tetangga kalau sudah punya sepeda motor.

Poin no 1. Naik sepeda motor itu jauh lebih irit? Memang tidak ada yang menyangkal akan itu apalagi menggunakan motor kecil seperti motor motor matik. Akan tetapi karena mengejar iritnya saja para pengendara tidak mengindahkan aspek safetynya. Berkendara dengan penumpang lebih dari ketentuan (Ayah, Istri dan anak 3 orang) dan membawa barang yang dimensinya dan beratnya dapat mempengaruhi kestabilan motor. Seharusnya  boleh membawa barang dan penumpang asal berat barang + penumpang tidak lebih dari 150 kg. Dan barang yang dibawa tidak mengganggu handle dan kestabilan motor itu sendiri.

Poin no 2. Bisa lebih cepat sampai. Untuk hal ini juga bisa dibenarkan karena motor lebih fleksibel untuk selap selip dan lewat jalur jalur alternatif yang sempit. Tetapi keseringan karena ingin cepa,t gaya berkendaranya kayak pembalap.

Poin no 3. Bisa buat mondar mandir di kampung ok saja. Karena dari pihak pemerintah kita belum dapat menyiapkan angkutan terintegritas yang mumpuni untuk masyarakat. Sepeda motor adalah pilihan yang pas buat beraktivitas dalam berbagai hal.

Poin no 4. Show off ke tetangga atau teman kalau sudah punya sepeda motor. Ini yang kurang bisa dimengerti. Karena sering terlihat di kampung. Cuma ingin show off sampai dibela-belain nekat naik motor saat mudik.

Dari empat poin di atas apakah bahaya mudik dengan berkendara sepeda motor? Kita kembali lagi ke ilmu safety riding. Safety riding itu adalah tindakan pencegahan bukannya pengobatan. Trilogi kecelakaan karena adanya 3 unsur yaitu manusia, kendaraan dan Jalan, akan tetapi yang paling berpengaruh adalah manusianya. Karena manusianya yang harus dapat mengontrol semua. Jadi bahaya atau tidak, tergantung dari pengendaranya. Jadi pakai motor kecil pun aman.

Persiapan sepeda motor untuk mudik sambil touring : 

Persiapan motor untuk mudik sambil touring

1.Cek volume oli rem

2.Cek lampu & sign (depan & belakang)

3.Cek alur dan tekanan ban (depan & belakang)

4.Cek kampas rem (depan & belakang)

5.Servis mesin (ganti oli mesin, oli transmisi, cleaning injector)

Pastikan semua yang disiapkan masih bagus dan siap untuk berkendara

Tambahan persiapan yang wajib dibawa :

  1. Bawa basic tools [obeng, kunci busi]
  2. Membawa cadangan busi, lampu utama dan rem jika berkendara malam hari
  3. Pastikan baut sepeda motor tidak ada yang kendor
  4. Perlengkapan administrasi [SIM, STNK] yang masih berlaku
  5. Membawa jas hujan.

Perlengkapan wajib pengendara : 

Perlengkapan wajib pengendara

1.Helm full face

2.Jaket & protector

3.Sarung tangan

4.Celana & protector

5.Sepatu riding

Tips Berkendara  :

  1. Cukup Istirahat sebelum berangkat.
  2. Sudah makan di atas 1 jam sebelum berkendara, yang berpuasa juga tidak masalah
  3. Pastikan semua perlengkapan, administrasi dan lainnya sudah terbawa.
  4. Lakukan peregangan otot sebelum berkendara agar lebih rileks. Lakukan dengan urutan dari kepala sampai ke kaki.
  5. Sebagai insan yang beriman, berdoa sebelum melakukan perjalanan.
  6. Saat berkendara wajib mematuhi peraturan Undang-Undang yang berlaku [UU No. 22 Tahun 2009]
  7. Lakukan istirahat maksimum setiap 2 jam sekali (jika sebelum 2 jam sudah lelah wajib melakukan istirahat)
  8. Lakukan senam kecil saat istirahat agar tambah fresh.
  9. Pastikan kondisi jalur aman sebelum melakukan manuver atau mendahului.

 

Demikian tips and trik untuk persiapan mudik dengan berkendara sepeda motor.

Semoga dapat bermanfaat.

Iklan

2 thoughts on “Tip mudik aman touring nyaman”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s