Pulau Semak Daun

Pulau Semak Daun : Tips asyk menikmati camping di pantai


Pulau Semak Daun yang merupakan salah satu pulau di Kepulauan Seribu bisa jadi merupakan pulau yang paling banyak dicari oleh netizen yang ingin berlibur atau sekedar menikmati suasana hening di sebuah pulau tanpa penghuni. Dan dari beberapa postingan saya di blog ini, pertanyaan yang paling banyak masih seputar bagaiamana caranya ke Pulau Semak Daun, terus sewa perahunya bagaimana, bisa ga sih kita snorkelling disana.  Sebuah pertanyaan mendasar sebetulnya tapi memang cukup penting jika kita ingin bisa menikmati liburan dengan tenang dan benar benar bisa menikmati suasananya. 

Pulau Semak Daun
Lokasi camping yang asyk di Pulau Semak daun

Nah biar ga pada bingung, makanya sekarang saya coba kupas habis (kaya buah aja pake dikupas ya), apa dan bagaimana sih jika ingin camping di Pulau Semak Daun ? Mungkin dari tulisan yang lalu terlalu bertele-tele sehingga masih banyak yang harus menyempatkan nanya via WhatsApp, bagus sih supaya tidak tersasar kan malu bertanya akhirnya sesat ke lain hati.

Baca : Camping murah anak pantai di Semak Daun

Kepulauan Seribu memang banyak pulau pulau cantik yang bisa dijadikan lokasi berlibur, bersantai dan tentunya camping untuk melepas kepenatan., salah satunya Pulau Semak daun. Dan tentunya untuk bisa mendapatkan ketenangan saat kita berlibur harus juga memperhatikan hal hal yang menunjang liburan itu. Jika ingin camping tentunya harus mempersiapkan dari awal sebelum keberangkatan, bukan hanya perlengkapan saja namun juga kita harus memperhatikan kondisi, jangan maksud hati ingin bisa menikmati liburan malah akhirnya susah sendiri

Baca : Pantai cantik buat camping asyk di Kepulauan Seribu

Pulau Semak Daun
Camping di pulau dengan pohon pohon yag teduh

Lalu apa aja yang harus kita perhatikan saat mau camping di Pulau Semak Daun atau pulau-pulau lainnya di sekitar Kepulauan Seribu. Sebelum berangkat camping pastikan dulu kamu sudah tahu mau ke pulau apa karena Kepulau Seribu banyak pulau pulau yang cocok untuk camping. Karena banyak pulau yang ada di Kepulauan Seribu yang tidak berpenghuni dan perlu persiapan untuk bisa mengakses kesana dan tentunya persiapan logistik dan lainnya perlu diperhatikan, seperti :

1. Cuaca

Sangat penting kita mengetahu kondisi cuaca, apakah cuaca sedang musim penghujan atau kemarau. Karena cuaca menjadi faktor yang sangat penting dalam aktivitas outdoor. Jika cuaca sedang memasuki musim kemarau tentunya akan lebih mudah mempersiapkan segala sesuatunyaa. Flysheet dan hammock saja sudah cukup untuk kita tidur di pulau sebenarnya jika mampu. Kalaupun harus membuka tenda, tidak perlu dipasang flysheet, karena udaranya yang cenderung panas serta sebagai sirkulasi udara.

Tapi kalau sedang musim hujan, ini yang perlu persiapan lebih, diantaranya flysheet tambahan untuk membuat dapur umum, dan pastikan flysheet tenda tidak bocor karena kalau bocor tentu akan merepotkan, “gak mau kan ajang liburan kalian berantakan karena persiapan yang kurang matang?”. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, drybag bisa dibawa untuk menyelematkan barang-barang berharga kita seperti handphone, dompet, dan baju-baju kering supaya rusak kena hujan.

2. Lokasi

Saat kita akan membuka atau akan memasang tenda, juga sangat perlu memperhatikan lokasi pemasangannya, pastikan saat laut pasang tenda kita aman dari jangkauan air laut yang pasang. Jangan karena ingin mendapatkan view laut, lalu kita pasang tenda di pinggir laut yang ternyata saat malam malah terendam dalam kenangan ehh air laut pasang. Batas pasang air laut biasanya akan terkihat di garis pantai jadi pastikan kita berada di atas garis pasang laut.

Setelah aman dari pasang air laut, kita juga perlu memperhatikan arah angin laut datangnya dari arah mana, memang benar  kita ingin merasakan air dan angin laut namun untuk tenda lebih nyaman jika kita membelakangi angin laut atau setidaknya tidak secara langsung menghadap datangny angin laut dengan menggunakan pohon atau semak semak yang ada dilokasi sekitar pulau.

3. Perlengkapan

Bawalah perlengkapan seperlunya, karena dipantai tidak sedingin kalau kita naik gunung, perlengkapan sleeping bag sebetulnya tidak perlu dibawa, mengingat udara dilaut lebih cenderung kering /panas, bawa matras lebih diutamakan.

Berdasarkan pengalaman selama camping di Pulau, sebetulnya saat memasang tenda kita tidak perlu banyak memasang pasak, kecuali memang kondisi angin sedang kencang dan agar pasak kita aman tidak tercecer pasak yang dipasang diikat menggunakan tali rafia supaya lebih terlihat.

 

Pulau Semak Daun
Dermaga pantai Pulau Semak Daun

4. Akses ke Pulau Semak Daun

Tentunya yang ga kalah penting dari hal hal diatas adalah, bagaimana kases untuk menuju Pulau Semak daun agar kita bisa camping disana. Untuk ke Kepulauan Seribu, sebetulnya untuk saat ini sudah banyak bisa di akses dari beberapa Penyebrangan kapal yang ada di Jakarta dan Tangerang, seperti

  1. Dermaga Marina Ancol : Disini umumnya adalah kapal kapal cepat yang dikelola oleh agen pariwisata, tentunya harganya cukup mahal. Saya pernah menggunakan akses ini saat menuju Pulau Bidadari dan ya lumayan juga harga tiketnya untuk sehari kita berlibur disana harus merogoh kantong Rp 450.000,- / per orang. jadi ga cocok bagi yang ingin berlibur hemat
  2. Dermaga Tanjung Pasir : Terletak di wilayah Tangerang, dilokasi ini lebih banyak digunakan bagi para wisatawan yang ingin menyebrang ke Pulau Untung Jawa atau sekedar hopping island sehari atau biasa dikenal dengan one day tour.
  3. Dermaga Pelabuhan Sunda Kelapa : Pelabuhan Sunda Kelapa ini merupakan sebuah pelabuhan yang merupakan iconic Jakarta, bukan hanya menyimpan sejarah terbentuknya Kota Jakarta juga merupakan pelabuhan kapal bersejarah yang hingga saat ini masih berfungsi. Di Pelabuhan Sunda Kelapa ini, kita bisa menuju ke Pulau Seribu dengan menggunakan Kapal Pelni yang tiketnya sangat murah hanya Rp 6500,-. Route Kapal Pelni ini akan singgah di beberapa Pulau, seperti Pulau Untung Jawa, Pulau Pramuka dan berakhir di Pulau Kelapa (Pulau Harapan).

    Pelabuhan Sunda Kelapa
    Kapal Pelni bersandar di Pelabuhan Sunda Kelapa
  4. Demaga Kaliadem Muara Angke : Dermaga penyebrangan Kaliadem Muara Angke menjadi lokasi favorite bagi wisatawan yang ingin berlibur ke Kepulauan Seribu, karena dari merupakan akses terlengkap menuju ke beberapa tujuan. Dermaga Muara ANgke atau dikenal juga dengan Muara Kamal ini terletak di dekat kawasan elit Pluit. Disini juga menjadi lokasi bersandarnya kapal kapal ikan yang akan melelang ikannya di tempat pelelangan ikan. Banyak kendaraan yang menuju dermaga ini, sehingga bisa disesuaikan dari mana kalian datang. Untuk harga tiket kapal dari Kaliadem ini, rata rata seharga Rp 48.500,- untuk sekali jalan, cukup murah untuk kita bisa berlibur di pantai.

Jika ingin ke Pulau Semak Daun, pastikan kapal yang kalian tumpangi adalah yang akan singgah atau transit di Pulau Pramuka, yang selanjutnya dari Pulau Pramuka kita akan menggunakan perahu yang sudah disewa untuk ke Pulau Semak daun atau pulau pulau lainnnya.   Selamat menikmati pantai indah Kepulauan Seribu, jangan lupa jagalah kebersihan dimana kita berlibur.

Iklan

One thought on “Pulau Semak Daun : Tips asyk menikmati camping di pantai”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s