Byonic

Fenomena Bikers Lebay diantara Club Motor


Salam satu aspal sobat bikers semua

Akhir akhir ini marak di media sosial berita mengenai bikers, dari yang melakukan persekusi hingga yang terbaru adalah bikers yang sok tahu aturan tapi malah melanggar aturan. Iya, kenapa saya katakan sok tahu aturan tapi malah melanggar aturan ? Karena sudah jelas dia memasuki jalur busway yang memang terlarang bagi kendaraan bermotor selain busway atau yang dikecualikan dan saat akan ditilang malah lebih merasa pintar dengan mempertanyakan surat tugas dari aparat yang melakukan penertiban. 

aksi (2)
Touring Club Motor

Saya sendiri merasa sedih melihat kondisi seperti ini, yang semestinya bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas tetapi malah menjadi pelopor pelangggar aturan lalu lintas, ya semoga bukan pula karena mereka menganut paham peraturan dibuat untuk dilanggar. Saya katakan sebagai pelopor keselamatan karena pada hakekatnya keselamatan di jalanan itu merupakan kebutuhan diri pribadi dan bukti kalau kita sayang pada diri kita, tidak mencelakai diri dengan perilaku yang akhirnya membuat celaka.

Baca : Byonic Blora bersama dalam Persaudaraan

Baca : RETORNOUS A LA NATURE (manunggaling Jagad)

Sekarang ini marak oknum bikers yang sok tahu aturan dan sok lebih pintar dengan masyarakat lainnya, bikers yang berkelakuan lebay dijalanan atau bahkan berlebihan dengan menggunakan knalpot yang sangat bising, seakan ingin menunjukan inilah saya anak motor. Memang benar itu adalah hak mereka untuk mengekspresikan diri dengan motor tunggangannya namun setidaknya tidak mengganggu yang lainnya karena ini malah terkesan norak. Apa sih yang membedakan bikers sesunggguhnya dan bikers lebay.

muswil1
Dalam Organisasi Club Motor ada yang namanya musyawarah untuk memilih pengurus club

Pengertian Bikers, Club Motor dan Komunitas Motor

Bagi saya bikers itu adalah orang yang mengendarai sepeda motor, jadi tidak berhubungan dengan sepeda onthel atau sepeda kayuh kalau di negeri lain sepeda angin. Jadi definisi Biker bagi saya adalah seseorang yang menggunakan sepeda motor dan mengetahui karakteristik pada sepeda motornya. Baik itu mengerti karakteristik mesin atau bagian-bagian lain pada sepeda motor yang dikendarainya (Seperti; Suspensi, Ban, bagian kemudi, hingga kelistrikan).

Baca : Byonic sruduk Indonesia : Komitment dan Loyalitas untuk sebuah Integritas

Baca : Touring dan soal hati

Nah biasanya biker itu memiliki sepeda motor yang benar-benar mereka rawat, terkadang mereka juga memodifikasi motornya, seperti dengan memasang bodu protect, memasang box belakang atau side box atau menggunakan perlengkaan safety ridding. Sebagai Biker biasanya mereka suka melakukan perjalanan dengan sepeda motornya apakah secara perseorangan atau kalau dia bergabung dengan club akan melakukan perjalanan touring dengan club motornya. Meskipun demikian, seorang Biker itu tidak wajib masuk komunitas/ club juga, apalagi bergabung dalam Geng Motor hanya untuk mengejar predikat Biker.

road (2)
Dalam melakukan perjalanan, biker juga bia dilakukan dengan perseorangan tetapi dia tidak sendiri karena banyak saudara seaspal akan menemani

Dari defini tersebut diatas biasanya kita bisa mengelompokan biker dalam beberapa kelompok :

  1. Single Fighter  : Biasanya biker yang tidak mempunyai Club atau Komunitas Motor, memberikan label pada dirinya Single Fighter karena lebih suka melakukan perjalannnya sendiri. Meskipun saat dia melakukan perjalanan sendiri, bukan berarti dia sendiri. Tentunya karena di dalam semua bikers tetap ada jiwa Brotherhood atau saling memberikan respect terhadap bikers bikers lainnya. Kenapa dia lebih suka single fighter, biasanya lebih pada tidak mau terikat pada safety ridding dalam berkendara tetap harus jadi yang utama.
  2. Club Motor : Suatu perkumpulan dari pengehobi motor yang biasanya hanya satu variant motor atau satu pabrikan motor dan membentuk  suatu wadah organisasi. Di dalam kegiatan-kegiatannya club motor lebih terarah karena berdasarkan ke arah kampanye Safety Riding dan kegiatan Sosial. Visi dan Misi oragnisasi jelas tertuang didalam AD/ART. Dan Club motor biasanya tercatat di kepolisian atau wadah dari perkumpulan club motor tersebut. Dan Club Motor biasanya akan ada pengurus yang menjalankan roda organisasi tersebut dan setiap periode akan ada pergantian atau pemilihan pengurus.
  3. Motor Community / Komunitas Motor : Sama seperti club motor hanya didalam Organisasi Komunitas Motor, jenis motornya sangat bervariasi atau campuran. Untuk AD/ART umumnya lebih simple tidak seperti Club Motor dan di dalam komunitas motor masih mengutamakan safety ridding dalam berkendara.
  4. Genk Motor :  Naha yang ini biasanya yang suka bikin resah masyarakat dengan perilaku di jalanan yang terkesan ugal ugalan dan arogan, tidak menghormati pengguna jalan lainnya. Perkumpulan biker ini biasanya berprilaku menyimpang bahkan terkadang melakukan tindakan kriminal.  Genk Motor tidak bisa dikategorikan bikers karena yang mereka lakukan lebih pada perbuatan yang tidak baik dengan melanggar aturan yang ada di masyarakat.

Nah dari pengertian diatas itu makanya ciri ciri  biker itu

  1. Mengendarai Sepeda Motor : Pastilah harus mengendarai sepeda motor sebagai ciri utama dari biker
  2. Safety Ridding : Sebagai orang yang menyukai berkendara dengan kendaraan bermotor, perilaku safety ridding sangat penting karena ini menyangkut keselamatan diri.
  3. Mengerti Rambu Rambu dan Marka Jalan : Bagi pengguna kendaraan bermotor mengetahui dan mengerti rambu rambu dan marka jalan sangat penting, karena dari situlah petunjuk petunjuk sudah diberikan, tentunya rambu rambu itu dibuat agar kita bisa mematuhidan tidak melanggarnya.
  4. Memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) : Seorang biker wajib memiliki surat ijin mengemudi, dengan SIM yang dimiliki semestinya dia sudah memahami dan mengerti tentang hal hal yang berkaitan dengan cara berkendara yang baik dan benar.
  5. Menghormati Sesama Pengguna Jalan : Menanamkan rasa menghormati sesama pengguna jalan lain akan membuat kita bisa tertib berlalu lintas. Tentunya dengan tertib dan saling menghormati, lalulintas akan menjadi lancar karena kita tahu bahwa di jalanan bukan hanya kita sendiri yang menggunakannya.
  6. Tidak Ugal-ugalan atau Arogan : Tentunya perilaku ugal-ugalan dijalanan akan membuat lalumlintas menjadi kacau yang akhirnya berujung pada kemacetan dan menggganggu pengguna  jalan lainnya
  7. Salin Tolong Menolong : Seorang bikers akan merasa menjadi saudara bagi pengguna motor lainnya, jiwa brotherhood akan tertanam dalam dirinya.

Sebetulnya kita tidak perlu memikirkan kita ini biker atau apa karena yang penting adalah perilaku berkendaraa kita yang baik sesuai dengan aturan berlalu lintas.

Keep Reading and Safety Riding…

Iklan

2 thoughts on “Fenomena Bikers Lebay diantara Club Motor”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s