Perilaku Rendahnya Safety Riding, Tanggung Jawab Siapa?


Akhir-akhir ini marak unjuk rasa yang dilakukan para pengemudi taxi, angkutan umum (angkot), ojek pangkalan, tukang becak juga abang bajaj, menuntut agar transportasi berbasis online ditutup. Alasan mereka tentunya, sejak beroperasinya transportasi berbasis online penghasilan mereka menurun drastis.

Terlepas dari kontroversi tak berujung transportasi berbasis online ini yang mulai menjadi idola bagi masyarakat, namun yang sangat memprihatinkan adalah tingkat  kesadaran berprilaku safety di jalan sangat rendah. Seperti kita semua tahu, kendaraan roda dua sudah menjadi bagian tak terpisahkan di masyarakat. Hiruk pikuk kendaraan yang hilir mudik di jalan raya, memiliki andil yang sangat besar terhadap terjadinya kemacetan dan kecelakaan.

safety riding
Realita rendahnya kesadaran safety dalam berkendara yang mengakibatkan lakalantas

Baca : Catatan : Road Warriors sebagai “Duta Safety Ridding “

Kemacetan yang terjadi di setiap pojok jalanan semakin menjadi karena tingkat kedisiplinan pengendara yang rendah, hanya demi menjemput pelangggan mereka memenuhi pinggiran jalan. Pemandangan abang ojek online berseragam memenuhi badan jalan bisa kita lihat di sekitar stasiun, yang malah hal ini makin membuat ruwet dan macet jalanan. Bukan hanya macet, angka kecelakaan juga semakin meningkat seiring dengan rendahnya tingkat kedisiplinan para pengemudi ini. Pemandangan abang ojek online sedang bermain handphone sering kita lihat dengan alasan untuk mendapatkan orderan sehingga harus selalu memperhatikan layar gadget. Hal ini tentunya sangat berbahaya bukan hanya bagi dirinya sendiri juga bagi pengendara lainnya.

Baca : Byonic Blora Mengutamakan Safety Ridding

Perilaku tidak mengindahkan keamanan diri (safety riding) memang banyak dilakukan oleh banyak pengendara, dari tidak menggunakan helm, tidak memakai alas kaki bahkan ugal ugalan di jalan raya. Tentunya hal ini perlu menjadi perhatian kita semua, bukan hanya oleh aparat (baca : Polisi) namun juga perlu perhatian serius produsen kendaraan bermotor dan tentunya juga kesadaran masyarakat akan pentingnya mengetahui aturan aturan yang berlaku bagi penggguna kendaraan bermotor.

Safety Riding
Sangat penting bagi kita bagaimana mengendalikan kendaraan dengan baik dan benar

Berdasarkan UU No 22 Tahun 2009, sangat jelas dijabarkan tentang aturan tata cara berlalu lintas yang baik :

  1. Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan dengan wajar dan penuh konsentrasi 9Pasal 106 ayat 1)
  2. Dalam hal terjadi kondisi kemacetan lalu lintas yang tidak memungkinkan gerak kendaraan, fungsi marka kotak kuning harus diutamakan daripada alat pemberi isyarat berlalu lintas (APILL) yang bersifat perintah atau larangan (Pasal 103 ayat 3)
  3. Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor dan penumpang sepeda motor, wajib mengenakan helm yang memenuhi standar nasional (Pasal 106 ayat 8)
  4. Sepeda motor wajib menyalakan lampu utama pada siang hari (Pasal 107 ayat 2)
  5. Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mematuhi ketentuan rambu perintah atau rambu larangan: marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, gerakan lalu lintass, berhenti dan parkir, peringatan dengan bunyi dan sinar, kecepatan, tata cara penggandengan (Pasal 106 ayat 1)
  6. Pengguna jalan harus gunakan jalur jalan sebelah kiri (Pasal 108 ayat 1)
  7. Pada persimpangan jalan yang dilengkapi alat pemberi isyarat lalulintas, pengemudi kemdaraan dilarang langsung, berbelok kiri, kecuali ditentukan lain oleh rambu lalulintas atau alat pemberi isyarat lalulintas (Pasal 112ayat 3)

Tentunya dalam mengendarai kendaraan bermotor sangat penting untuk kita berkonsentrasi penuh perhatian dan tidak terganggu karena :

  • Sakit
  • Lelah
  • Mengantuk
  • Menggunakan telepon
  • Menonton tv/video
  • Meminum alkohol/ obat

Bukan hanya mengetahui aturan dan tata cara berlalu lintas yang baik dan benar, sangat penting juga kita bisa menghormati penggguna kendaraan lainnya terutama mengutamakan kendaraan mendapatkan prioritas, dan tentunya mempunyai kepentingan tertentu, atau kendaraan yang memerlukan penanganan segera, seperti : kendaraan penanganan ancaman bom, kendaraan pengangkut pasukan, kendaraan untuk penanganan huru-hara, kendaraan untuk penanganan bencana alam.

Masih banyak kita lihat orang mengendarai motor di jalan umum dengan kecepatan seperti layaknya di sirkuit, tentunya hal ini membahayakan dirinya juga orang lain disekitarnya. Menurut sebuah survey lebih dari 50% kecelakaan sepeda motor disebabkan oleh faktor manusia itu sendiri, selain faktor kendaraan dan lingkungan.

Safety riding
Point penting perlengkapan berkendara yang harus diperhatikan

Safety Riding sama halnya dengan istilah Safety Driving bagi pengguna mobil, istilah Safety Riding mengacu kepada perilaku berkendara yang secara ideal harus memiliki tingkat keamanan yang cukup bagi diri sendiri maupun orang lain. Safety Riding bisa juga diartikan sebagai cara berkendara yang aman dan nyaman baik bagi pengendara itu sendiri maupun terhadap pengendara lain. Penguasaan kendaraan dan kondisi memegang pernaan penting untuk keselamatan diri.

Dikarenakan pentingnya menjaga keseimbangan pada waktu mengendarai sepeda motor, maka memastikan tubuh siap adalah hal penting yang perlu diperhatikan sebelum mengendarai sepeda motor, perlu dilakukan pemanasan menggerakkan tubuh tentunya agar :

  • Meningkatkan Flesibilitas.
  • Meningkatkan Refleks.
  • Langkah pencegahan dari jatuh dan salah pengoperasian.
Safety riding
Dalam memposisikan tubuh juga sangat penting diperhatikan dalam berkendara

Disiplin berlalu lintas merupakan salah satu cermin dari disiplin nasional yang menunjukkan harga diri bangsa, hal ini tentunya perlu dikedepankan aspek pendidikan dan pembinaan kepada masyarakat berkaitan dengan disiplin berlalu lintas melalui kegiatan road safety.  Dengan amanat UU no. 22 th. 2009 pasal 258 giat Road Safety merupakan kewajiban setiap orang untuk mampu memahami secara keseluruhan dari berbagai aspek.

Iklan

One thought on “Perilaku Rendahnya Safety Riding, Tanggung Jawab Siapa?”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s