Asyknya Berenang Bersama Hiu di Kepulauan Karimunjawa (Bag 2)


Gerimis pagi hari itu tidak membuat surut semangat kami untuk menyusuri pulau-pulau dengan perahu nelayan yang sudah kami pesan sebelumnya. Kepulauan Karimunjawa terdiri dari banyak pulau dengan spot-spot snorkel dan diving yang sangat memanjakan para petualang bawah air. Tidak perlu bingung untuk menentukan tujuan karena umumnya para nelayan sudah sangat paham seluk beluk disetiap lokasi.

Dilangit, awan gelap menggantung, perlahan perahu nelayan mulai meninggalkan dermaga, tujuan pertama kami adalah Pulau Menjangan Besar, dengan waktu tempuh sekitar 15 menit terletak disebelah selatan Kepulauan karimunjawa.

Baca cerita sebelumnya yah : Menikmati Perjalanan ke Kepulauan Karimunjawa (bag 1)

Atau cerita lainnya tentang Karimunjawa disini :Pesona Karimunjawa : Dari perburuan ‘ngoto’ hingga legenda batu pengantin

Disini juga ada ulasan keindahan Karimunjawa : Sejuta Keindahan Karimunjawa

Menguji Adrenalin Bersama Predator Ganas

Di Pulau Menjangan Besar ini, kita akan bermain main dengan predator penguasa lautan, disini para wisatawan dapat menguji adrenalin berenang bersama hiu. Pulau dengan luas kurang lebih 56 hektar ini, terdapat beberapa kolam sebagai penangkaran ikan hiu, untuk kolam berukuran 9 x 9 meter di isi beberapa jenis hiu anakan yang masih jinak dengan panjang berkisar 1 – 1,6 meter. Dan kolam berikutnya dengan luas 3 x 7 meter berisi jenis ikan hiu putih dengan ukuran besar, dikolam ini dilarang untuk berenang bersama hiu.

Berenag bersama hiu di Pulau Menjangan Besar
Berenag bersama hiu di Pulau Menjangan Besar

Penasaran ingin bisa berenang bersama hiu, atau terlihat dramatis dikelilingin ikan hiu gampang caranya, saat sudah didalam kolam cobalah minta teman melemparkan ikan ke kolam disekitar kita sebagai pemancing maka ikan hiu akan mengitari kita, nah berani mencoba?

Hal yang tidak boleh kita lakukan saat berenang dikolam hiu ini adalah memegang ekor ikan hiu,  jika tidak ingin ikan ini mengamuk dan menyerang atau jika kita mempunyai luka yang terbuka atau berdarah, maka urungkanlah menguji adrenalin anda karena ikan hiu sangat sensitif dengan aroma darah.

Setelah puas berenang bersama hiu, perjalanan kami selanjutny adalah menuju sebuah pulau yang oleh masyarakat disebut dengan  Pulau Gosong, sebuah pulau yang tak berpenghuni hanya ada deretan pohon bakau dan hamparan pasir putih yang sangat lembut. Di pulau ini kita bisa snorkeling dan memenuhi memori kamera dengan foto berbagai gaya.

Menikmati Keindahan Karimunjawa dari Kejauhan

Matahari nampak sudah semakin tinggi, kulit saya sudah mulai terasa panas dan berwarna gelap (ya memang kuliitnya coklat gelap 🙂 –  sok dramatis yah). Kembali kami melanjutkan penelusuran ke pulau lainnya, kali ini kami menuju Pulau Tengah, dengan jarak tempuh 35 menit, lumayan jauh ya.

Ombak laut terasa sangat besar, beberapa  kali perahu yang kami tumpangi melambung keatas dan kemudian dihempaskan kembali ke laut, tapi tidak terasa sakit seperti saat dihempaskan oleh dia upss curcol.  Cukup menegangkan memang tapi melihat nelayan yang mengendalikan perahu tenang-tenang saja akhirnya kami juga bisa menikmati hempasan gelombang seperti naik ayunan.

Memandang Kepulauan Karimunjawa dari kejauhan

Akhirnya kami sampai di Pulau Tengah, di pulau ini kami beristirahat dan makan siang di sebuah rumah pangggung. Pulau Tengah ini banyak ditumbuhi pohon cemara dan merupakan pulau yang pertama kali dibangun resort untuk para wisatawan. Meskipun konon sempat terbengkalai dimasa krisis ekonomi, namun kawasan ini kembali menggeliat seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan.

Dari Pulau Tengah ini kita bisa memandang lepas ke arah lautan dan melihat pulau-pulau disekitar Kepulauan Karimunjawa ini, nampak sebuah pulau dengan bukit yang menjulang tinggi, dari sini pulau kita bisa melihat pulau gundul dan pulau kecil lainnya.

Di Pulau Tengah ini kita bukan saja bisa bersantai menikmati istirahat, namun juga bisa melakukan kegiatan snorkeling di sepanjang pantai, atau jika hanya ingin melihat lihat terumbu karang bisa kita saksikan langsung tanpa perlu turun kelaut, sepanjang dermaga kayu kita bisa melihat secara langsung terumbu karang yang dihiasi dengan ikan-ikan badut yang lucu dan warna yang sangat cantik.

INGAT INGAT! Jika anda ingin menyelam

Pengunjung mulai memadati Pulau Tengah, akhirnya kami memutuskan untuk melanjutkan petualangan  ke Pulau Cilik yang letaknya tidak jauh dari Pulau Tengah ini. Di Pulau ini terdapat dermaga kayu yang diperuntukan untuk perahu bersandar. Air laut nampak sangat jernih dengan memamerkan berbagai species yang ada dibawahnya. Tidak perlu repot menunduk kedalam air, dengan berjalan dipermukaan dermagasaja kita sudah melihat berbagai karang.

Pohon kelapa dengan daunnya yang melambai dan deretan pohon pohon camar menghiasi bibir pantai, dengan hamparan pasir putih yang menjorok ke lautan lepas sangat memikat hatiku, dan membuat betah untuk berlama lama bersantai menikmati keindahan ini, melepas semua kegundahan yang ada.

Namun jernihnya laut sangat menggoda siapapun untuk menjamahnya dan menenggelamkan segalanya dengan memasrahkan diri pada kedalaman harapan. Sekelompok angelfish menyambut begitu tubuh ini tenggelam dalam kejernihan laut dan terumbu karang yang cantik begitu menggoda, ber-snorkeling disini terasa sangat indah.

Saat senja Karimunjawa

Tak terasa hari sudah mulai beranjak sore, semburat merah mulai menampakan diujung barat, rasa lelah tidak kami rasakan meskipun seharian penuh menyusuri pulau pulau di Karimunjawa, sunguh sangat mengasykan. Perjuangan menembus malam, tidur di dermaga pelabuhan, mengantri tiket yang akhirnya beli dicalo, terombang ambing didalam kapal dengan hempasan ombak besar, terbayar lunas dengan keindahan pesona Karimunjawa.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s