Arsip Kategori: Jakarta

Mecah Piting, Menikmati Kepiting dengan Kekinian

Kuliner seafood siapa sih yang ga suka, selain karena kelezatannya mengkonsumsi makanan laut itu banyak gizi dan halal. Udang, Kerang, Kepiting merupakan makanan yang aman untuk dikonsumsi oleh siapa saja.

Salah satu favorite saya adalah kepiting, kalau ada info tentang rumah makan yang menjual kepiting enak biasanya akan saya coba, meskipun terkadang dibeberapa tempat harus merogoh kocek dalam-dalam, tentu karena harga yang tidak murah, namun ya kembali ada harga pasti ada mutu.

Lanjutkan membaca Mecah Piting, Menikmati Kepiting dengan Kekinian

Iklan

Mentari Tenggelam di Jembatan Cinta Pulau Tidung

Ombak bergulung tinggi di perairan Kepulauan Seribu pada musim angin timur ini. Kapal motor yang saya naiki berkali kali serasa terempas, dan terpaksa menurunkan kecepatannya agar mengurangi benturan keras dengan arus ombak yang menggila. Terlihat wajah-wajah penumpang menegang dan semuanya berpegangan pada sandaran kursi masing-masing. Lanjutkan membaca Mentari Tenggelam di Jembatan Cinta Pulau Tidung

Asyknya Menyelam di Perairan Pulau Cinta (Island of Love)

Love, Cinta itu bukan hanya milik orang yang kasmaran (jatuh cinta), tapi love juga akan keluarga, love juga akan sejarah dan juga tentunya love akan lingkungan disekitar kita,” Begitulah jawaban Bupati Kepulauan Seribu menanggapi pemberian city branding untuk kepulauan seribu sebagai Island of love. 

Keberadaan Kepulauan Seribu dengan wisata baharinya setidaknya mampu untuk mengobati kejenuhan akibat kesibukan kerja masyarakat Jakarta. Tentunya dengan sentuhan love (cinta) menjadikan tempat-tempat bernuansa alam akan semakin menjadi idola bagi masyakarat Jakarta untuk berlibur, meskpun masih banyak juga masyarakat yang tidak menyadari bahwa keindahan di Kepulauan Seribu tidak kalah dengan keindahan wilayah Indonesia timur. Lanjutkan membaca Asyknya Menyelam di Perairan Pulau Cinta (Island of Love)

Menyelam di Perairan Indah Pulau Pelangi Kepulauan Seribu

Perahu kayu yang saya tumpangi perlahan mendekati dermaga dan dengan perlahan sang nelayan secara perlahan dan pasti merapat dan akhirnya perahu menclok di dermaga Pulau Pelangi. Iya, pagi ini adalah menjadi sebuah perjalanan untuk yang kesekian kalinya saya menyusuri Kepulauan Seribu.

Pandangan saya mencoba menyapu semua yang nampak didepan mata, terlihat sebuah  dermaga kecil yang memang khusus disiapkan untuk menambatkan perahu orang-orang penyuka hobi mancing, snorkeling dan menyelam. Di pulau ini ternyata ada dua dermaga yang berdampingan, satu dermaga khusus untuk menambatkan perahu boat para wisatawan dan dermaga satunya adalah untuk menambatkan perahu kayu, yang nantinya akan mengantarkan ke lokasi lokasi untuk menyelam. Lanjutkan membaca Menyelam di Perairan Indah Pulau Pelangi Kepulauan Seribu

iMuseum IMERI Sajikan Kisah Sejarah Masa Kini dan Masa Depan Kedokteran

“Yuk, Kita wisata ke Museum”! Sepertinya kalimat itu jarang banget diucapkan oleh orang untuk mengajak baik keluarga, teman apalagi pacarnya untuk menjadikan museum sebagi objek wisata. Apakah karena museum suah terkesan berisi barang masalalu sehingga orang sedikit yang mau menjadikan museum sebagai tujuan wisata.
 Bahkan karena anggapan museum adalah tempat barang masa lalu, sering ada ungkapan, “Mantan pacar mah disimpan saja di museum” memangnya mantan pacar barang langka ya, kaalau langka berarti mahal dong 🙂

Lanjutkan membaca iMuseum IMERI Sajikan Kisah Sejarah Masa Kini dan Masa Depan Kedokteran

(Napak Tilas) Museum AH Nasution, Sang Ahli Strategi Perang Gerilya

Menyusuri kawasan Menteng Jakarta yang merupakan kawasan elit dari dahulu merupakan sebuah kawasan yang dihuni kalangan pejuang, keluarga pahlawan, pejabat tinggi hingga pengusaha sukses. Hingga saat ini Menteng tetap menjadi wilayah penting kota Jakarta, bahkan juga dalam kancah perpolitikan nasional, lantaran banyak peristiwa politik ditentukan dan terjadi di kawasan ini. yang salah satunya selalu menjadi topik yang selalu hangat diperbincangkan diperdebatkan semua orang, baik tukang becak hingga para pejabat negara. Disinilah berdiri sebuah museum kenangan peristiwa yang mencoreng perjalanan sejarah bangsa dengan terjadinya penculikan dan pembunuhan dalam suatu gerakan 30 september.    Lanjutkan membaca (Napak Tilas) Museum AH Nasution, Sang Ahli Strategi Perang Gerilya

(Napak Tilas) Museum Sasmitaloka Ahmad Yani, Saksi Sejarah Tragedi Tujuh Peluru Berdarah

Setiap memasuki bulan September maka biasanya orang bahkan LSM ramai memperbincangkan dari warung kopi, Cafe hingga di meja-meja seminar tentang sebuah peristiwa besar yang pernah terjadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebuah peristiwa yang hingga saat ini masih saja selalu menjadi perdebatan, polemik berkepanjangan tentang kebenaran sejarah dan entah perdebatan panjang apalagi untuk peristiwa sadis pembunuhan para jendral kita. Yang perlu kita ingat adalah, peristiwa 30 September 1965 adalah peristiwa dimana telah terjadi penculikan dan pembunuhan terhadap tujuh perwira tinggi militer Indonesia bersama beberapa orang lainnya yang dibunuh dalam rangka usaha kudeta yang dilakukan Partai Komunis Indonesia (PKI). Lanjutkan membaca (Napak Tilas) Museum Sasmitaloka Ahmad Yani, Saksi Sejarah Tragedi Tujuh Peluru Berdarah