Arsip Kategori: Sumatera

Atraksi Wisata Air Sungai Musi Palembang

Apabila terpelihara mata, sedikitlah cita-cita.

Apabila terpelihara kuping, khabar yang jahat tiadalah damping.

Apabila terpelihara lidah, niscaya dapat daripadanya paedah.

Gurindam Duabelas Raja Ali Haji Pasal 3

Legenda Sungai Musi Palembang

Rasa kantuk masih terasa, berat rasanya mata untuk dibuka setelah tertidur beberapa saat di pesawat, ku coba menatap keluar jendela terlihat kerlap kerlip lampu di daratan, artinya sebentar lagi pesawat akan segera mendarat. Terlihat samar sebuah aliran sungai besar membelah Kota, nampak sebuah kapal besar meliuk liuk melawan arus deras sebuah sungai.

Kapal besar itu diisi sekelompok perompak besar yang dipimpin seorang kapitan, nampak mata sang kapitan menatap hilir mudik kapal kapal besar para pedagang yang lalu lalang dengan membawa barang dagangan. Sang kapitan meyakini klo wilayah ini pastilah sangat subur dn makmur sehingga banyak yang berniaga. Sang kapitan akhirnya memutuskan untuk menetap di wilayah itu, lewat peta kumal yang selalu dibawanya, sang kapitan melingkari lokasi tersebut, namun di peta belum terlihat nama di wilayah tersebut.

Senja di Sungai Musi

Senja diatas Jembatan Ampera

Kapitan berkata “kita sekarang berada di daerah ini , dan ternyata daerah ini belum ada namanya di peta , sudah ku pikir – pikir kita akan menamakan daerah ini Mu Ci (dalam bahasa tua cina HAN, Mu Ci berarti ayam betina , dan mu ci adalah nama bagi dewi ayam betina yang memberikan keberuntungan pada manusia). Semenjak saat itu sang kapitan menuliskan mu ci di peta nya untuk menamai wilayah sungai musi palembang , dari sang kapitan tersebar keberadaan wilayah ini dan juga nama mu ci sesuai yg tertulis di peta nya .

Menyusuri Sungai Musi  Menikmati Keindahan Sungai Terpanjang

Bagi yang tidak akrab dengan transportasi jalur air, Musi Tour mungkin adalah objek wisata paling menarik di Palembang, ibukota Provinsi Sumatra Selatan, Indonesia. Sungai Musi adalah salah satu sungai utama di Indonesia dan sungai terpanjang di Pulau Sumatera. Ini membagi Palembang, ibu kota Provinsi Sumatra Selatan, ke Daerah Hulu (Ulu) dan Daerah Bawah (Ilir) Palembang. Di sungai ini membentang salah satu jembatan terpanjang di Indonesia, Jembatan Ampera, yang menghubungkan Area Atas dan Daerah Bawah Palembang.

Gambar dibuat dengan menggunakan aplikasi Canva

Ada beberapa cara sebetulnya untuk mengeksplorasi Sungai Musi dari atas ke bagian bawah sungai. Jika merasa ingin nyaman tanpa gangguan orang lain, kita bisa menyewa ingin melakukannya secara individual, Anda dapat menggunakan speedboat atau perahu biasa yang disebut jukung. Tetapi jika datang berombongan atau ingin ramai ramai lebih dari 40 orang, tentu  sebaiknya menyewa kapal bernama KMP. Putri Kembang Dadar. Tur Musi di KMP. Putri Kembang Dadar adalah tur 4 jam dimulai di pelabuhan dekat Benteng Kuto Besak (KBF) atau lebih populer disebut Benteng Kuto Besak (BKB) oleh penduduk setempat.Kisah cinta Pulau Kemaro

 

Apa sih yang bisa dilihat selama tur? Tur ini menawarkan pemandangan kehidupan yang panjang di kedua sisi sungai Sungai Musi dan transportasi di Sungai Musi itu sendiri. KIta dapat melihat bagaimana penduduk setempat memanfaatkan Sungai Musi tidak hanya sebagai sumber air minum mereka, seperti yang dilakukan sebagian besar warga Palembang, tetapi juga bagaimana mereka menggunakan sungai sebagai sumber pendapatan mereka untuk mendukung kehidupan mereka.

Destinasi yang paling mencolok dari tur tersebut, antara lain adalah Home on the Raft (Rumah di Rakit), Pabrik Pupuk PT. Pusri, Pabrik Kilang Minyak Pertamina, Kawasan Bagus Kuning, Masjid Lawang Kidul (Mesjid Lawang Kidul), Ki Merogan (Mesjid Ki Merogan), Benteng Kuto Besak (Benteng Kuto Besak), dan Pulau Kemaro (Pulau Kemaro) dengan cerita cinta legendarisnya.

Pempek Goyang Sungai Musi

Menikmati Pempek Goyang diatas Jukung

Namun jika perjalanan air itu adalah sebuah hal menakutkan, tidak perlu khawatir karena menikmati keindahan sungai musi bisa dari pinggiran sungai atau sambil menikmati jajanan rasa Palembang dan Provinsi Sumatera Selatan yang menyajikan makanan tradisional, Empek-empek Palembang dan buah lokal populer dari Provinsi Sumatera Selatan, yaitu buah Duku yang manis. Rasanya sebuah pengalaman yang tak akan terlupakan ketika kita bisa menikmati pempek sambil merasakan goyangan perahu yang diterjang ombak besar Sungai Musi

 

 

Iklan
Museum Adityaarman Padang

Menelusuri Wisata Sejarah di Museum Padang Sumatera Barat

Dulu kau selalu menjadi alasanku untuk ‘pulang’.
Di kota yang membuatku mengenang segala kenangan yang kita lalui bersama, dulu. Namun, kini, semuanya berubah pilu dan kau tak lagi menjadi alasan dari kepulanganku.

Kota Padang merupakan Kota yang terkenal dengan cerita legenda Malin Kundang ini berbatasan langsung dengan laut dan perbukitan, jadi secara otomatis mempunyai beraneka ragam tempat wisata yang menarik. Baca lebih lanjut

Bukit Holbung Medan

Bukit Holbung, Sumbanya Sumatera

Apapun pekerjaanmu saat ini dan sedang kamu jalani.
Alangkah indahnya jika kamu bisa mencintai dan menikmatinya.
Cintailah pekerjaanmu dengan hati yang penuh rasa syukur.
Dan nikmatilah pekerjaanmu dengan hati gembira dan bahagia.

“Empat hari lagi, kita rapat sekalian survey lokasi di Medan dulu ya soal proyek itu”. begitu pesan pendek yang masuk ke hapeku. Bekerja dengan rasa senang bukan saja mungkin, tapi kebutuhan. Rasa senang, bahagia, nyaman, aman dan tentunya sesuai dengan hobby adalah syarat utama yang diperlukan agar siapapun dapat bekerja dan melakukan yang terbaik.  Baca lebih lanjut

Pada Sebuah Senja

Ke Padang? Jangan Lupa Berkunjung ke Pantai Taplau

“Dan senja membuat kita mengerti arti sebuah kata ‘rela’.”

Aku mulai menyadari betapa kamu adalah orang yang sangat berarti dan bersama hilangnya matahari, ternyata kehadiranmu hanyalah sebuah mimpi. Wajahnya sedari tadi hanya berusaha tak ingin luput menatap matahari senja yang perlahan menenggelamkan setengah paruhnya. Pada kelopak mata kecilnya terlihat mulaiberkaca-kaca.

“Senja-mu pasti selalu indah.” katanya, tanpa sedikit pun menggerakkan anggota tubuh-yang tampak begitu letih. Baca lebih lanjut

Belitong Timpo Dulu

Wisata Kekinian Pantai Tanjung Tinggi Belitung

Sesaat sebelum mendarat di Belitung, tampak lahan sawit terhampar luas dan lubang lubang besar menganga bekas galian galian tambang, yang kini telah ditinggalka, tercampakan setelah diambil timahnya oleh para pengusaha pengusaha serakah penambang timah. Dari dalam pesawat lewat jendela, nampak garis pantai yang memanjang dengan warna biru lautnya yang berkilau terkena cercah sinar matahari pagi.  Baca lebih lanjut

Pesona pesisir barat Sumatera Barat #2

Sejauh apapun kaki ini melangkah, jika memang sudah waktunya pastinya akan kembali dan kembali lagi disini, meskipun kita mengira bahwa perjalanan telah selesai pada sesungguhnya perjalanan ini tetap tak pernah berakhir, akan selalu ada awal baru yang akan kita mulai, seperti juga perjalanku kali ini, kembali aku disini dikotamu nan gadang.

Apa yang terlintas dibenak ketika disebutkan Sumatera Barat ? Padang, Minangkabau, Buttinggi, Malin Kundang, rendang dan tentu akan bermacam macam jawabannya, namun kota Padang, akan lebih dominan sebagai Ibukota Propinsi Sumatera Barat, selanjutnya adalah Minangkabau yang merujuk pada etnik kultural. Adapula yang menyebutkan Malin Kundang !! Semua pasti pernah mendengar dongeng, tentang durhakanya seorang anak manusia yang karena sudah mempunyai harta berlimpah tidak mau mengenal Ibunya yang miskin, dan akhir cerita si anak durhaka dikutuk menjadi patung.

Dan bicara Padang kita tak akan lepas pula dengan segala masakannya yang rancak bana, bukan hanya kulinernya tapi alamnya pun mampu membuat kita tersihir pada keelokannya. Setelah menempuh perjalanan  yang sangat panjang untuk sampai di kota Padang, rasa letih dan lelah akan terbayarkan dengan panorama indah yang menyambut begitu memasuki perbatasan Sumatera Barat. Rasanya terlalu banyak potensi wisata alam yang ada di Sumatera Barat ini, Kali ini saya akan mencoba berbagi destinasi yang bisa kita jelajahi saat kita berada di pesisir barat padang. Baca lebih lanjut

Perjalanan tanpa akhir di koto nan gadang #1

Seorang pernah berkata, perjalanan yang baik itu adalah  perjalanan yang tidak hanya sekedar berjalan, tidak hanya sekedar menikmati perjalanan, tidak hanya ingin mengikuti perjalanan atau hanya karena ingin sampai ke tujuan. Namun, perjalanan yang dapat membuat kita terus belajar. Belajar pada alam, pada adat istiadat dan belajar pada sejarah masa lalu yang mana perjalanan inilah yang membuat kita bisa  lebih dekat padaNya. Ini adalah kisah perjalanan di koto nan gadang, kota yang penuh akan cerita hikayat dan legenda yang hingga kini masih terasa nyata dan dirasakan masyarakat sekitarnya.

Salamaik datang di ranah minang koto nan gadang

Jpeg

Kota Padang saat pagi mulai beranjak datang

Langit terlihat merah ketika senja mulai datang, matahari sore masih terlihat terang menyisakan sinarannya menerangi lembah dan lereng lereng perbukitan, warna merahnya terlihat buram disepanjang sungai, sekelompok pemuda tampak sedang bermain sepak raga di sebuah tanah lapang pada sebuah kampung yang terletak di sebuah lembah tidak jauh dari bukit tinggi. Seorang pemuda tampaklah dengan sigap dan lincah mempermainkan bola yang terbuat dari rotan di kakinya, satu dua tiga bola itu terus dia mainkan sebelum akhirnya disepak ke lawannya yang terlihat sudah siap menanti, namun untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak, lawannya tak siap menerima sepakan dari pemuda tersebut, ketika hendak menyapu bola rotan tersebut kakinya tergelincir dan “bummm” terjerembab seperti buah kelapa jatuh dari pohonnya. Baca lebih lanjut