Arsip Kategori: Kata Hati

Tebing Breksi : Tak selamanya luka itu menyakitkan

Yogyakarta semua sepakat adalah kota penuh warna, setiap langkah yang dibuat adalah kenangan penuh romantisme. Senyum ramah masyarakat, atraksi seniman jalanan yang tidak meninggalkan adat ketimuran mereka, sajian kuliner khas tanpa meninggalkan jatidiri mereka. Setiap sudutnya penuh dengan rindu, yang selalu membuat kita ingin selalu kembali dan pulang ke Yogyakarta. Pantas jika label “Istimewa” disematkan untuk kota yang tak pernah tidur dari keramaian.

Hal lain yang membuat kita selalu rindu akan kota Yogya adalah pada pariwisatanya, Prambanan dengan legendanya, Ratu Boko dengan eksotismenya, atau Pantai Selatan dengan deburan ombaknya. Dan tak kalah menarik adalah wisata yang sebetulnya merupakan luka alam yang dibuat oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya sebuah lokasi bekas pertambangan, namun tidak selamanya luka itu akan menyakitkan, bahkan sebaliknya luka bisa menjadi seribu keindahan, seperti Tebing Breksi ini. Lanjutkan membaca Tebing Breksi : Tak selamanya luka itu menyakitkan

Iklan

Pulau Cemara, Keindahan pesisir utara Brebes

Pesisir Utara Jawa atau selama ini kita kenal sebagai wilayah Pantura ( Pantai  Utara)  memang mempunyai deretan pantai yang indah, termasuk juga pantai yang ada di wilayah Brebes. Setelah ramainya pengunjung ke Pantai Randusanga Indah, wisata bahari mulai dikembangkan lagi termasuk diantaranya adalah Kawasana Hutan Mangrove Pandansari Kaliwlingi dengan wisata pulau pasir putihnya dan Kawasan Hutan Mangrove Sigempol yang lebih dikenal sebagai Kawasan Pulau Hantu, wisata bahari yang menggabungkan konsep horor dan kuliner.

Baca juga : Menelusuri jejak Pulau Hantu Brebes

Saat ini kembali hadir sebuah kawasan pulau pasir yang menawarkan keindahan menawan panorama pantai dengan deretan dan sejuknya pohon cemara serta bisa berburu tiram dengan gratis. Lanjutkan membaca Pulau Cemara, Keindahan pesisir utara Brebes

Ekspedisi Bajaj : Rayuan Pulau Cemara Brebes

Udara terasa panas dan angin seakan enggan mengusir gerah yang saya rasakan, namun anak anak kecil masih saja asyk bermain pasir dan ombak seakan tidak merasakan sengatan matahari. Siang itu saya bersama keluarga sedang silaturahmi ke Pantai Randusanga Indah Brebes, yang beberapa tahun ini menjadi idola masyarakat Brebes untuk menikmati pantai. Tradisi berlibur atau jalan jalan di keluarga saya usai lebaran sebetulnya tidak ada namun karena ada salah satu saudara yang usahanya di lokasi wisata ini, akhirnya kita yang mengalah untuk datang sekaligus menikmati pantai.

Silaturahmi Keluarga sambil menikmati pantai

Pantai Randusanga Indah ini menjadi salah satu destinasi wisata bahari yang rame dikunjungi di Brebes selain Wisata Pulau Cemara, Wisata Pulau Hantu juga Wisata Hutan Mangrove yang sedang ngehitz.

Baca juga : Menenlusuri Jejak Pulau Hantu

Duduk dibalai menikmati gado gado sambil memandang pantai tentunya menghanyutkan pikiran pada kenangan kenangan lalu. Sesaat sedang asyk melamun, handphone berbunyi, ” Assalamu alaikum, sedang dimana ?” ‘ Waalaikum salam, sedang di Pantai Randusanga” ” Sudah main ke pasir putih, disana bagus loh banyak juga pohon cemaranya cuma kalau mau kesana lebih baik sebelum jam 11 siang karena lokasinya dibatasi hanya 500 pengunjung”. Lanjutkan membaca Ekspedisi Bajaj : Rayuan Pulau Cemara Brebes

Makna tema Hari Kebangkitan Nasional 2017

Setiap 20 mei, oleh bangsa Indonesia diperingati sebagai hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS) hari dimana menjadi momentum perjuangan rakyat Indonesia dengan lahirnya organisasi kerakyatan Budi Oetomo pada tahun 1908. Kebangkitan semangat nasionalisme, persatuan, Kesatuan dan kesadaran pada sebuah bangsa yang selama ini belum tertanam,. Organisasi yang bisa memajukan diri melalui gerakan pemikiran, social yang bertujuan untuk mencapai Kemerdekaan Indonesia.

Lanjutkan membaca Makna tema Hari Kebangkitan Nasional 2017

Klub Buku dan peranannya dalam giat membaca

Selamat Hari Buku Nasional

“Yang saya tahu itu cuma hari Buku Internasional” begitulah sekelumit obrolan dalam sebuah group whatsapp ketika saya share tentang hari Buku Nasional, ternyata tanggal 17 Mei tidak banyak masyarakat yang mengetahui telah dijadikan dan diperingati sebagai hari Buku Nasional, mungkin bisa jadi karena waktunya yang tidak terlalu jauh dari peringatan hari buku Internasional, sehingga gaung nasional menjadi tak terdengar. Lanjutkan membaca Klub Buku dan peranannya dalam giat membaca

Bersama SoMan, Blogger Sehat Sariawan Pun Lewat

“Mas, saya ambil contoh darahnya lagi ya !” entahlah karena adanya keraguan pada hasil pemeriksaan atau sebab lain, sehingga tim pemeriksa kesehatan dari kementrian kesehatan terpaksa harus meminta ijin mengambil sample darah saya.   Perasaan saya merasa tidak enak, “ini pasti kolesterol saya sangat tinggi”  begitu saya berpikir, secara pola makan saya sangatlah jauh dari sehat dan beberapa hari ini saya habis makan sate kambing, juga sop kaki kambing ditambah jerohan. 

Lanjutkan membaca Bersama SoMan, Blogger Sehat Sariawan Pun Lewat

Menikmati malam di Pantai Siung

Hallo sobat petouring, pernah ke Kota Djogja ? Yogyakarta atau Djogja sepertinya hampir semua orang  mengenal dan pernah ke Kota yang tidak pernah mati dari aktivitas kesenian apalagi keramaian. Rasanya setiap sudut kota ini akan selalu penuh dengan kenangan bagi orang orang yang pernah berkunjung. Kenangan pada kearifan lokal, kenangan pada budaya dan seni juga pada keramahan warganya yang akan selalu membawa kesan tersendiri. Aksi musisi lokal tradisional yang banyak dijumpai di sepanjang jalan Malioboro dengan nyanyian lokal menambah keindahan sudut kota perjuangan ini. Lanjutkan membaca Menikmati malam di Pantai Siung

Wayang beber : Penguatan tradisi dalam era modern

Perjalanan touring lintas Jawa Timur akhirnya membawa saya ke sebuah kota yang dulunya merupakan sebuah kerajaan besar di wilayah timur pada abad 12 masehi, yang konon juga merupakan sebuah kerajaan medhangkamulan, menurut beberapa sumber  dimana lahirnya aksara jawa yang kita kenal hanacaraka adalah dikota kediri, sebagai bukti disini ada situs atau makam yang dipercaya sebagai makam ajisaka.

Mengunjungi kota kediri bukan hanya bisa menikmati panorama indah gunung kelud namun juga membawa agan angan saya kembali ke masa jaman kerajaan mataram kuno  pada petualangan cinta Panji Asmorobangun dan Dewi Sekartaji. Siapa Dewi Sekartaji itu ? Dewi Sekartaji atau Putri Galuh Chandra Kirana adalah seorang putri raja kediri (Sebelumnya bernama Kerajaan Dhaha) yaitu Prabu Lembu Amiluhur. Kisah Dewi Sekartaji di masyarakat sangat melegenda terutama di masyarakat jawa dengan beragam lakon yang dikenal masyarakat, seperti cerita klenting kuning dan andhe andhe lumut. Lanjutkan membaca Wayang beber : Penguatan tradisi dalam era modern

Sepengggal misteri candi puncak agung macan putih

“De Dramatische Vernictiging Van Het Compagniesleger”, 18 Desember 1771 merupakan tanggal yang sangat bersejarah bagi seluruh rakyat Blambangan, pada tanggal ini pejuang-pejuang Blambangan melakukan serangan umum secara “puputan” secara habis-habisan terhadap benteng pertahanan musuh. Para prajurit Blambangan melakukan serangan yang sangat mendadak dengan teriakan untuk membangun semangat juang mereka dan meruntuhkan semangat musuh, dengan menggunakan peralatan perang sederhana pada  apa yang dapat digunakan sebagai senjata, seperti golok, keris, pedang, tombak dan juga senjata-senjata api yang diperoleh sebagai rampasan dari tentara VOC.

Mentari pagi mulai menampakan wujud keperkasaanya, rasa lelah mendaki kawah Ijen terbayar dengan panorama menakjubkan yang dipersembahkan alam dengan keindahan bluefire dan panorama pemandangan gunung, nun jauh disana, mata ini melihat gunung yang kokoh berdiri dengan puncaknya berselimutkan kabut putih, penuh misteri. Gunung Raung, gunung yang terletak di Jawa Timur ini adalah gunung dengan medan sangat berat dan sulit namun menjadi idola bagi para jiwa petualang  yang selalu menyukai tantangan untuk memacu adrenalin.  Lanjutkan membaca Sepengggal misteri candi puncak agung macan putih

Pelajaran dalam sebuah perjalanan

Ketika harus tugas keluar kota diakhir pekan sebetulnya hal yang sangat menyenangkan apalagi bisa jalan jalan gratis, hanya rasa malas tetap saja ada. Suasana hati yang kurang nyaman pun terbawa juga mbikin mangkel hati.

Hingga akhirnya, selama perjalanan menuju Kota Yogyakarya, kegiatan yang aku lakukan hanya membaca buku dan membuka notif group yang nyatanya juga terlihat sepi, bisa jadi karena jumat, kesibukan jelang akhir pekan menumpuk.

Jumat sibuk ternyata tidak juga karena faktanya perjalanan ini aku hanya bisa mendapatkan kelas ekonomi, kelas executif yang aku harapkan sudah habis terjual, mau naik pesawat harganya juga berkali lipat. Tak mengapalah setidaknya aku bisa menyelesaikan bacaan yang belum terselesaikan. Lanjutkan membaca Pelajaran dalam sebuah perjalanan