Tawa, Canda dan Wejangan Terakhirmu

Waktu ashar sudah lama lewat, namun saya masih berputar putar menelusuri jalanan yang saya sendiri belum tahu sampai mana ujungnya. Setelah gagal menaklukan tanjakan Pegunungan Lio Brebes, saya berputar arah kembali ke jalanan semula saya datang, bukan menyerah namun saya harus tahu diri, jika memang tak mampu saya raih “puncak” itu saat ini semoga dilain waktu saya bisa kembali mendapatkan keindahannya. Baca lebih lanjut

Iklan

Belajar Mengenal dan Meracik Teh Bersama Teh 2 Tang

Sebagai orang yang lahir dari desa wilayah pantura, tentunya ada kebiasaan- kebiasaan yang umumnya dilakukan orang desa, ngumpul bareng temen dan tentunya tidak lupa adalah Teh Poci dengan tambahan gula batu. Nge-teh dengan campuran gula batu memberikan citarasa tersendiri, bukan hanya karena aroma tehnya saja namun juga poci sebagai wadah merupakan kerajinan yang terbuat dari tanah liat yang dibakar sehingga menimbulkan aroma yang berbeda. Baca lebih lanjut

Ayat Ayat Cinta 2

Persembahan Cinta dari Konser Ayat Ayat Cinta 2

Dulu kita pernah saling memahami, sekian merasa telah menyakiti, kita telah lupa rasa“,  “Anganku Anganmu”

Anganku Anganmu lagu duet indah dari Isyana – Raisa menjadi pembuka konser yang diadakan di Jakarta Convention Center yang bertajuk “Colour  of Love”, sebuah lagu yang memberi pesan kepada kita untuk berhenti saling membenci, berhenti pada perdebatan yang sia sia dan berlari untuk satu tujuan yang sama “Cinta” pada Indonesia.  Baca lebih lanjut

City of Makassar

Membingkai Pesona Keindahan Tanjung Bira

Aroma laut menyambut sepanjang perjalanan saya menuju Bulukumba Sulawesi Selatan, dengan menggunakan kendaraan travel rasa VIP karena hanya berisi 4 orang penumpang, dengan 2 orang lainnya adalah pegawai travel itu sendiri. Biaya seratus ribu terasa murah untuk perjalanan yang membutuhkan waktu 5-6 jam perjalanan dari Kota  Makassar dan tentunya fasilitas travel yang sangat nyaman. Baca lebih lanjut

Jembatan Cinta pulau Tidung

Mentari Tenggelam di Jembatan Cinta Pulau Tidung

Ombak bergulung tinggi di perairan Kepulauan Seribu pada musim angin timur ini. Kapal motor yang saya naiki berkali kali serasa terempas, dan terpaksa menurunkan kecepatannya agar mengurangi benturan keras dengan arus ombak yang menggila. Terlihat wajah-wajah penumpang menegang dan semuanya berpegangan pada sandaran kursi masing-masing. Baca lebih lanjut

Asyknya Menyelam di Perairan Pulau Cinta (Island of Love)

Love, Cinta itu bukan hanya milik orang yang kasmaran (jatuh cinta), tapi love juga akan keluarga, love juga akan sejarah dan juga tentunya love akan lingkungan disekitar kita,” Begitulah jawaban Bupati Kepulauan Seribu menanggapi pemberian city branding untuk kepulauan seribu sebagai Island of love. 

Keberadaan Kepulauan Seribu dengan wisata baharinya setidaknya mampu untuk mengobati kejenuhan akibat kesibukan kerja masyarakat Jakarta. Tentunya dengan sentuhan love (cinta) menjadikan tempat-tempat bernuansa alam akan semakin menjadi idola bagi masyakarat Jakarta untuk berlibur, meskpun masih banyak juga masyarakat yang tidak menyadari bahwa keindahan di Kepulauan Seribu tidak kalah dengan keindahan wilayah Indonesia timur. Baca lebih lanjut

Dermaga Pulau Pelangi

Menyelam di Perairan Indah Pulau Pelangi Kepulauan Seribu

Perahu kayu yang saya tumpangi perlahan mendekati dermaga dan dengan perlahan sang nelayan secara perlahan dan pasti merapat dan akhirnya perahu menclok di dermaga Pulau Pelangi. Iya, pagi ini adalah menjadi sebuah perjalanan untuk yang kesekian kalinya saya menyusuri Kepulauan Seribu.

Pandangan saya mencoba menyapu semua yang nampak didepan mata, terlihat sebuah  dermaga kecil yang memang khusus disiapkan untuk menambatkan perahu orang-orang penyuka hobi mancing, snorkeling dan menyelam. Di pulau ini ternyata ada dua dermaga yang berdampingan, satu dermaga khusus untuk menambatkan perahu boat para wisatawan dan dermaga satunya adalah untuk menambatkan perahu kayu, yang nantinya akan mengantarkan ke lokasi lokasi untuk menyelam. Baca lebih lanjut