Arsip Tag: kemerdekaan

Napak Tilas Proklamasi : Dimana Jalan Pegangsaan Timur 56 ?

“Pada tanggal 17 Agustus  1945, telah dibacakan teks Proklamasi yang berlokasi di Jalan Pegangsaan Timur No 56, coba tunjukan dimanakah Jalan Proklamasi No 56 itu ?” Sebuah pertanyaan sederhana, diberikan oleh cucu dari Bapak Proklamator, Ibu Mutia Hatta dalam suatu kesempatan napak tilas proklamasi yang dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2017, dengan mengambil start dari Musium Perjoeangan 45 dan finish di Taman Tugu Proklamasi Jalan proklamasi.

Napak Tilas
Napak Tilas Kemerdekaan

Saat kita merayakan Dirgahayu Republik Indonesia maka saat itu juga perayaan peristiwa dibacakannya teks Proklamasi oleh dua orang Bapak Proklamator Soekarno – Hatta, dan hal itu juga tidak terpisahkan dengan lokasi dibacakannya teks proklamasi tersebut, yaitu Jalan Pegangsaan Timur No 56, dihalaman rumah Bapak Proklamator itulah deklarasi kemerdekaan sebagai awal dimulainya babak sejarah Indonesia di dengungkan ke seluruh antero dunia.
Lanjutkan membaca Napak Tilas Proklamasi : Dimana Jalan Pegangsaan Timur 56 ?

Iklan

Goresan juang menyambut kemerdekaan 17 – 71

“Jangan menjelekan orang baik, Jangan membaikan orang yang jahat, Jangan berbuat aniaya terhadap rakyat banyak ” – Pangeran Diponegoro

Perang Diponegoro 1825

Diponegoro atau Raden mas Antawirya (Baca : Ontowiryo) merupakan putra sulung Hamengkubuwono III, seorang raja Mataram di Yogyakarta. Lahir pada tanggal 11 November 1785 di Yogyakarta dengan nama Mustahar dari seorang garwa ampeyan (selir) bernama RA Mangkarawati, yang berasal dari Pacitan.

Besarnya pengaruh Belanda di Surakarta dan Yogyakarta pada permulaan abad 19, khususnya di wilayah Yogyakarta, telah menimbulkan kekecewaan di kalangan kerabat keraton yang kemudian berakibat pada perlawanan dibawah pimpinan Pangeran Diponegoro. Pertempuran pertama dan tercatat dalam sejarah adalah pada tanggal 25 Juli 1825 di tegalrejo. Kabar pecahnya perlawanan terhadap Belanda ini terus menyebar hingga menimbulkan semangat semangat perlawanan di berbagai Daerah lainnya dengan dikumandangkannya semangat perang sabil, diantara oleh Kyai Mojo dan Kyai Hasan Basri. Lanjutkan membaca Goresan juang menyambut kemerdekaan 17 – 71