Tawa, Canda dan Wejangan Terakhirmu

Bahwa didunia ini tidak ada yang abadi, bahagia ataupun luka, karena suatu saat kita bisa saja menertawakan rasa yang dulu sakit, dan bisa saja kita menangisi hal yang telah membuat kita tertawa.

Waktu ashar sudah lama lewat, namun saya masih berputar putar menelusuri jalanan yang saya sendiri belum tahu sampai mana ujungnya. Setelah gagal menaklukan tanjakan Pegunungan Lio Brebes, saya berputar arah kembali ke jalanan semula saya datang, bukan menyerah namun saya harus tahu diri, jika memang tak mampu saya raih “puncak” itu saat ini semoga dilain waktu saya bisa kembali mendapatkan keindahannya. Lanjutkan membaca “Tawa, Canda dan Wejangan Terakhirmu”

Iklan