Universitsas Airlangga

Informasi Universitas Airlangga

Universitas Airlangga

 

Universitas Airlangga Unair atau UA adalah universitas tertua kedua di Indonesia dan juga universitas negeri yang terletak di Surabaya , Jawa Timur. Meskipun secara resmi didirikan dengan Peraturan Pemerintah Indonesia pada tahun 1954, Universitas Airlangga pertama kali didirikan pada tahun 1948 sebagai cabang jauh dari Universitas Indonesia., dengan akar yang berasal dari tahun 1913. Ini dimulai dengan sekolah kedokteran dan sekolah kedokteran gigi. Saat ini Universitas Airlangga memiliki 16 fakultas dengan lebih dari 35.000 mahasiswa (tahun akademik 2015-2016) dan 1.570 dosen. Universitas Airlangga memiliki rumah sakit universitas untuk fakultas Kedokteran, Kedokteran Hewan, Keperawatan, dan Kedokteran Gigi, serta rumah sakit infeksi tropis untuk Institut Penyakit Tropisnya. Universitas ini juga dilengkapi dengan fasilitas biosafety level tiga.

baca juga : Universitas Gajah Mada

Secara konsisten menduduki peringkat tinggi dalam peringkat universitas besar dunia, Universitas Airlangga telah lama dianggap sebagai salah satu universitas “5 Besar” di Indonesia, bersama dengan Universitas Indonesia , Institut Teknologi Bandung , Institut Pertanian Bogor , dan Universitas Gadjah Mada .

Universitas Airlangga memiliki kemitraan internasional di seluruh dunia, termasuk dengan University of Bonn , Seoul National University , dan University of Adelaide .

Sejarah 

Sebelum Universitas Airlangga berdiri pada 11 Oktober 1847, usulan untuk mendidik pemuda Jawa menjadi ahli kesehatan diajukan kepada pemerintah kolonial Belanda . Pada tanggal 8 Mei 1913 — melalui Dekrit Gubernur Jenderal Hindia-Belanda No. 4211 — NIAS ( Nederlandsch Indische Artsen School ) (Sekolah Dokter Hindia Belanda) didirikan sebagai pusat pendidikan kedokteran di Surabaya . Institusi medis pertama terletak di Jl. Kedungdoro 38, Surabaya . Pada tahun 1923, NIAS dipindahkan ke lokasi yang sekarang menjadi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, di Jl. Mayor Jenderal Prof. Dr. Moestopo, Surabaya.

Dr. Lonkhuizen, direktur Departemen Kesehatan, mengusulkan pendirian Sekolah Kedokteran Gigi di Surabaya . Ia mendapat persetujuan dari Dr. RJF Van Zaben, direktur penerus NIAS dan sekolah baru dibuka pada Juli 1928. Belakangan, sekolah itu lebih dikenal sebagai STOVIT ( School tot Opleiding van Indische Tandartsen ) (Sekolah Pelatihan Dokter Gigi Hindia Belanda) dengan 21 siswa. Kemudian pada masa pendudukan Jepang STOVIT berganti nama menjadi Ika-Shika Daigaku (医科歯科大学) (Sekolah Tinggi Kedokteran dan Kedokteran Gigi) di bawah pengawasan Dr. Takeda sebagai direktur pertamanya (1942–1945), sedangkan NIAS ditutup.

Dua tahun kemudian, pemerintah kolonial Belanda pasca PD II mengambil alih Ika-Shika Daigaku dan kemudian berganti nama menjadi Tandheelkundig Instituut (Institut Kedokteran Gigi) dan NIAS dibuka kembali sebagai Faculteit der Geneeskunde (Fakultas Kedokteran). Pada tahun 1948, institut kedokteran gigi berubah status menjadi Universitair Tandheelkundig Instituut (UTI) (Institut Kedokteran Gigi Perguruan Tinggi). Kemudian setelah Republik Indonesia Serikat (RIS) resmi merdeka pada tahun 1950, ISK berganti nama menjadi LIKG (Lembaga Ilmu Kedokteran Gigi) selama empat tahun, di bawah kepemimpinan Prof. M. Knap dan Prof. M. Soetojo. Pada tahun 1948, kedua sekolah tersebut menjadi bagian dariFakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Fakultas Kedokteran Gigi.

Universitas Airlangga didirikan dengan Peraturan Pemerintah ( Peraturan Pemerintah ) No. 57/1954 dan diresmikan oleh presiden pertama Republik Indonesia pada tanggal 10 November 1954, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan kesembilan . Pada tahun yang sama, Fakultas Hukum Universitas Airlangga (sebelumnya merupakan cabang dari Fakultas Hukum, Ekonomi dan Sosial Politik Universitas Gadjah Mada , Yogyakarta ) didirikan.

Nama dan Lambang 

Nama Airlangga diambil dari nama raja yang memerintah Jawa Timur pada tahun 1019–1042, Rakai Halu Sri Lokeswara Dharmawangsa Airlangga Anantawikramattungadewa (dikenal dengan Prabu Airlangga ). Lambang Universitas Airlangga adalah burung mitos Garuda (“Garudamukha”) — burung ajaib yang ditunggangi Wisnu — yang membawa guci berisi air abadi ” Amerta “. Simbol ini melambangkan Universitas Airlangga sebagai sumber ilmu pengetahuan yang abadi.

Warna bendera Universitas Airlangga didominasi warna kuning dan biru; kuning melambangkan kebesaran emas dan biru melambangkan kedalaman jiwa seorang pejuang. Warna-warna ini diambil dari kerudung yang menutupi patung Wisnu pada upacara pendirian Universitas Airlangga oleh presiden pertama Republik Indonesia pada 10 November 1954.

Kampus 

Kampus fakultas Universitas Airlangga adalah sebagai berikut:

  • Kampus di Jalan Prof. Dr. Moestopo (Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi).
  • Kampus B di Jalan Airlangga (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Farmasi, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Psikologi, Fakultas Ilmu Budaya, dan Sekolah Pascasarjana) dengan Fakultas Vokasi di Jalan Srikana.
  • C Kampus di Jalan Dr. Ir. H. Soekarno, Mulyorejo (Fakultas Kedokteran Hewan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin, dan Fakultas Keperawatan).
  • Kampus D di Giri, Banyuwangi (luar kampus regional untuk jurusan Budidaya Perairan, Akuntansi, Kedokteran Hewan, dan Kesehatan Masyarakat).

Fakultas 

Ada 16 fakultas di Universitas Airlangga (termasuk sekolah pascasarjana dan Sekolah Tinggi Teknologi dan Multidisipliner) dan 132 program studi yang ditawarkan:

  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Kedokteran Gigi
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Kedokteran Hewan
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  • Fakultas Sains dan Teknologi
  • Fakultas Psikologi
  • Fakultas Kesehatan Masyarakat
  • Fakultas Ilmu Budaya
  • Fakultas Perikanan dan Kelautan
  • Fakultas Keperawatan
  • Fakultas Studi Vokasi
  • Sekolah Pascasarjana
  • Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin

Peringkat 

QS Asia University Rangkings 2022 menempatkan Universitas Airlangga sebagai peringkat 110. QS Asian University Ranking 2014 menempatkan Universitas Airlangga sebagai universitas terbaik dalam kategori “Citations per paper”. Pada tahun 2010, Universitas Airlangga menduduki peringkat 466 dunia menurut Top 500 QS World University Rankings 2010, serta peringkat 86 dalam Top 200 QS Asian University Rankings 2011 (ketiga di Indonesia setelah Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada) . Dalam Webometrics Ranking of World Universities 2011, Universitas Airlangga menduduki peringkat keempat di Indonesia dan peringkat 22 di kawasan Asia Tenggara.

Universitas Airlangga memiliki dua sertifikat manajemen mutu berstandar internasional untuk kualitas manajemennya. Untuk itu, Universitas Airlangga menjadi tujuan mahasiswa asing yang memilih untuk belajar di Indonesia, khususnya dari Malaysia, Jepang, Timor Leste, China, Thailand, dan beberapa negara Eropa dan Afrika.

Fakultas Kedokteran dan Fakultas Farmasi merupakan salah satu sekolah life science terbaik di Indonesia, peringkat 45 di Asia dan 356 di dunia menurut QS World University Rankings 2011. Fakultas Kedokteran berafiliasi dengan Dr. Rumah Sakit Umum Daerah Soetomo, rumah sakit terbesar di Indonesia Timur dan salah satu rumah sakit rujukan pusat di Indonesia.

Alumni terkemuka 

  • Anas Urbaningrum , mantan Anggota DPR dan Ketua Fraksi Demokrat 2009-2014 (mengundurkan diri pada 2010).
  • Raden Roro Ayu Maulida Putri, model, Indonesian People’s Consultative Assembly Ambassador, Indonesian COVID-19 Response Acceleration Task Force speaker, Winner of Face of Asia 2019, Puteri Indonesia 2020, and Miss Universe Indonesia 2020.
  • Elvira Devinamira Wirayanti , aktris, model, Puteri Indonesia 2014 , kemudian menjadi Top-15 dan pemenang Best National Costume di Miss Universe 2014 .
  • Ignasius Jonan, former director of PT. Kereta Api Indonesia and current Minister of Energy and Mineral Resources of Indonesia.
  • Khofifah Indar Parawansa , mantan Menteri Sosial RI , dan Gubernur Jawa Timur saat ini .
  • Muhammad Hatta Ali , Ketua Mahkamah Agung Indonesia saat ini .
  • Padi (band), Indonesian music band, all of its members studied at Universitas Airlangga.
  • Prigi Arisandi, 2011 Goldman Environmental Prize awardee.
  • Soekarwo , mantan Gubernur Jawa Timur .
  • Tarmizi Taher , mantan Menteri Agama RI 1993-1998.
  • Yahya Zaini , mantan Anggota DPR di Dewan Perwakilan Rakyat .

Tautan eksternal 

  • Universitas Airlangga
  • Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Kedokteran Gigi
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  • Fakultas Farmasi
  • Fakultas Kedokteran Hewan
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  • Fakultas Sains dan Teknologi
  • Fakultas Psikologi
  • Fakultas Kesehatan Masyarakat
  • Fakultas Ilmu Budaya
  • Fakultas Perikanan dan Kelautan
  • Fakultas Keperawatan
  • Fakultas Studi Vokasi
  • Fakultas Teknologi Canggih dan Multidisiplin
  • Sekolah Pascasarjana
  • Institute of Tropical Disease, Universitas Airlangga

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *